Jumat, 10 September 2021

Pilihan Mainan Edukatif Sesuai Usia Anak

Bermain merupakan aktivitas yang paling disukai oleh anak-anak. Mereka bahkan bisa menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bermain, terutama bagi anak yang belum memasuki usia sekolah. Selain untuk hiburan, bermain ternyata juga bisa menjadi stimulasi berbagai kemampuan Si Kecil. Mainan yang tepat dapat membantu mengembangkan kemampuan gerak anggota tubuh, daya imajinasi, koordinasi mata dan tangan, ekspresi diri, dan lain sebagainya. Berikut ini diberikan pilihan mainan edukatif yang bisa disesuaikan dengan usia:

Mainan Anak 1 Tahun

Di awal usia 1 tahun, Si Kecil bisa mendapatkan mainan dengan bentuk warna-warni yang aman. Contohnya yaitu mainan tumpuk dan susun, balok besar, dan lain sebagainya. Menyusun mainan tersebut bisa membantu melatih kemampuan spasial Si Kecil. Setelah memasuki usia 15-18 bulan, Anda bisa memberikan krayon, buku warna bergambar, serta permainan teka-teki sederhana untuk mendorong kemampuan berpikir dan imajinasinya.

Mainan Anak 2 Tahun

Pada usia 2 tahun biasanya Si Kecil sudah memiliki kemampuan berjalan yang semakin baik. Karena sudah bisa berjalan, Si Kecil mulai bisa mengeksplorasi isi rumah. Anda bisa memberikan mainan yang berhubungan dengan kemampuan fisiknya misalnya seperti bola. Selain itu, Anda juga bisa memberikan mainan balok susun, krayon dan kertas gambar, mobil-mobilan, dan lain sebagainya.

Mainan Anak 3 Tahun

Anak yang berusia 3 tahun memiliki kontrol mata serta gerak tangan yang baik. Berikan mainan yang bisa mempertajam koordinasi gerak serta kreativitas seperti puzzle sederhana, cat air, play dough, mainan konstruksi, dan lain-lain.

Mainan Anak 3,5-4 Tahun

Kemampuan bersosialisasi anak usia 3,5 tahun hingga 4 tahun cukup baik. Karena hal tersebut Anda bisa memberikan mainan yang berhubungan dengan kemampuan sosialisasinya. Pada usia ini, Anda juga sudah bisa mengajari Si Kecil mengendarai sepeda roda tiga.

Mainan Anak 4-5 Tahun

Tahapan selanjutnya yaitu usia akhir balita. Anda bisa memberikan jenis mainan yang lebih kompleks seperti lego, ular tangga, sempoa, dan lain sebagainya. Di usia ini Anda juga bisa mengenalkan teknologi namun dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan.

Itulah pilihan mainan edukatif yang bisa diberikan pada Si Kecil sesuai usianya. Tumbuh kembang anak berbeda di setiap fase pertumbuhan. Untuk memastikan si Kecil tumbuh dengan optimal, diperlukan nutrisi dan stimulasi yang tepat. Stimulasi sebaiknya diberikan sesuai dengan usia dan rutin, sedangkan nutrisi bisa diberikan dalam bentuk makanan bergizi dan dilengkapi dengan susu pertumbuhan untuk anak usia di atas 1 tahun. 

Wyeth Nutrition hadir dengan produk varian  susu S-26 GOLD, yaitu S-26 Procal GOLD (susu pertumbuhan untuk anak 1-3 tahun) dan S-26 Promise GOLD (susu bubuk untuk anak 3 tahun ke atas) untuk mendukung kebutuhan nutrisi si Kecil. S-26 Procal GOLD dan S-26 Promise GOLD dengan formula MULTIEXCEL™ ╬▒Lipids System® membantu Mam mendukung potensi si Kecil dan kemampuan belajarnya yang progresif agar Dari Belajar Jadi Hebat. Katalog Wyeth Nutrition selengkapnya bisa dilihat di www.wyethnutrition.co.id. 





Senin, 06 September 2021

Berbagi Inspirasi Tentang Rumah Desain Minimalis

Hunian minimalis paling banyak ditemukan di perkotaan karena lahan pemukiman yang semakin terbatas. Alasan lain mengapa hunian minimalis banyak diburu yaitu karena harganya yang cukup terjangkau. Ruangan yang sempit dapat dimaksimalkan dengan memilih desain yang tepat. Hal ini juga dapat menambah keunikan rumah tersebut. Bagi Anda yang tertarik untuk mempercantik hunian dapat mengikuti berbagi inspirasi tentang rumah. Anda bisa mendapatkan ide dari mereka yang sudah dulu memiliki hunian minimalis atau juga mengkonsultasikannya dengan ahli.

Tips Menyiasati Rumah Minimalis

Membuat rumah kecil terlihat lebih sangat mungkin dilakukan jika Anda mengetahui tips-tipsnya. Berikut merupakan beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk membuat tampilan rumah minimalis Anda terlihat lebih lebar.

Jendela Luas & Lebar

Jendela memiliki fungsi penting dalam rumah yaitu sebagai ventilasi udara. Jendela yang luas juga akan memaksimalkan udara dan cahaya masuk ke dalam rumah sehingga terasa lebih segar. Penggunaan jendela kaca yang luas dan lebar pada rumah mungil sangat disarankan karena dapat memberikan kesan luas.

Ruangan pun akan menjadi lebih cerah karena sinar matahari yang masuk ke dalam rumah sangat banyak. Hal ini pula yang akan membuat ruangan terlihat luas dan tidak sempit. Penggunaan jendela kaca yang lebar ini cocok untuk ruang tamu, dapur dan juga kamar mandi.

Plafon

Plafon juga dapat mempengaruhi tampilan rumah. Agar terasa lebih segar dan lega sebaiknya Anda membuat plafon yang cukup tinggi. Dengan demikian, rumah tidak terlihat penuh dan ruangan tersebut juga memiliki udara yang baik.

Agar lebih menunjang kesan lega sebaiknya Anda juga menggunakan plafon warna putih. Sifat warna putih yang memancarkan cahaya akan membuat ruangan terlihat lebih cerah. Semakin cerah pencahayaan ruangan maka akan terlihat luas ruangan tersebut.

Membuat Ruangan Serbaguna

Agar ruangan dalam rumah terlihat lebih luas maka jangan terlalu banyak memberikan sekat atau kamar-kamar. Sebagai solusi, Anda bisa menyulapnya menjadi ruangan serbaguna. Ruangan yang bisa Anda jadikan ruang serbaguna yaitu dapur dan ruang makan. Atau, bahkan ruang makan dengan ruang keluarga.

Penggunaan ruangan serbaguna tidak saja dapat menghemat tempat namun juga dapat menghemat waktu dan tenaga Anda. Untuk menjangkau ruangan tersebut Anda tidak memerlukan waktu lama sehingga semua lebih efektif.

Rak Dinding

Perabotan yang wajib digunakan bagi pemilik hunian mungil yaitu rak dinding. Bentuknya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ini dapat menghemat tempat. Penggunaan rak dinding ini pun bisa diletakkan dimana saja. 

Untuk ruang tamu, Anda dapat menggunakan rak dindin seukuran dinding ruang tamu tersebut. Anda dapat menggunakan rak tersebut untuk menyimpan baju atau barang-barang lainnya. Rak dinding efektif untuk membuat rumah rapi dan berseni.

Warna Cerah

Hal penting yang juga harus diperhatikan agar rumah minimalis terlihat luas adalah pemilihan warna lantai, cat dinding dan perabot. Hindari menggunakan warna gelap karena warna gelap tidak memantulkan cahaya. Penggunaan warna gelap justru akan membuat rumah terlihat lebih sempit dan penuh.

Warna putih, putih tulang, abu-abu muda, biru muda adalah warna yang banyak digunakan untuk rumah minimalis. Selain itu, memaksimalkan pula dengan warna perabotan yang digunakan seperti lemari, sofa, tirai dan lain-lain.

Master Rumah

Master Rumah merupakan pilihan tepat untuk mendapatkan berbagai macam inspirasi rumah. Menariknya, Anda dapat berkonsultasi sepuasnya serta mendapat solusi atas keinginan Anda. Master Rumah selalu menggunakan bahan berkualitas seperti semen Tiga roda sehingga rumah kokoh dan aman di huni.